• Advertise

    Advertise Here

    Advertise Here with Misteri

Misteri

misteri alam, keanehan, fenomena…

Miniatur Bandara Terbesar Di Dunia

Model miniatur bandara terbesar di dunia telah dibuka di Wunderland, Hamburg, Jerman, yang juga rumah bagi lanskap model miniatur kereta api terbesar di dunia.

Miniatur Bandara didasarkan dari bandara Internasional Hamburg Fuhlsbüttel. Miniatur ini mencakup daftar aksesoris hampir semua isi bandara, termasuk 40 pesawat, 40.000 lampu, 15.000 patung-patung, 500 mobil, 10.000 pohon, 50 kereta api, 1000 wagon, 100 rambu-rambu, 200 switch dan 300 bangunan. membutuhkan waktu 7 tahun dan biaya sekitar  4,8 Juta US Dollar untuk membuatnya.

21 January 2012 at 11:59 - Comments

Ternyata Manusia Telah Makan Popcorn Sejak 6.700 Tahun Lalu

Tentunya, bagi sebagian orang sangatlah tidak lengkap rasanya jika menonton film di bioskop tanpa ditemani popcorn. Namun, tahukah anda bahwa popcorn sudah ada hampir 7000 tahun yang lalu?.

Para peneliti mengklaim bahwa indian Peru telah makan popcorn sejak 6.700 tahun yang lalu. Ini didasari temuan mereka pada dua situs kuno negara yang terletak di Amerika Selatan itu.

Pop Corn yang ditemukan di Peru

Peneliti menemukan tongkol jagung kuno dari tahun 4.700 SM, di gundukan di Paredones dan Huaca Prieta. Ini berarti cemilan lezat ini telah ada 1.000 tahun lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Dikutip dari TheSun, arkeolog Dolores Piperno dari Smithsonian Museum of Natural History di Washington DC, mengatakan: “Karena begitu sedikit data yang tersedia dari tempat lain pada periode ini, informasi tentang tomgkol dan sisa-sisa jagung lainnya pada waktu awal adalah sangat penting untuk memahami bagaimana jagung menjadi tanaman yang kita kenal sekarang. ”

20 January 2012 at 12:13 - Comments

IBM Ciptakan Peta Bumi Terkecil di Dunia

Para ilmuwan IBM di Zurich berhasil menciptakan peta dunia 3D terkecil, dan kini telah diakui oleh organisasi Guinness World Record.

Peta yang sangat kecil ini berukuran 22×11 mikrometer. Atau, jika meletakkannya dalam sebuah perspektif, 1.000 peta bumi ini akan berukuran tidak lebih dari satu butiran garam.

Diketahui, peta itu ‘ditulis’ pada polimer dan terdiri dari 500.000 piksel, masing-masing berukuran 20 nm2 dan dibuat dalam waktu hanya dua menit dan 23 detik.

Peta terkecil di dunia ini terdiri dari 500.000 piksel, masing-masing berukuran 20 nm2 dan dibuat hanya dalam 2:23 menit

Sebuah ujung berskala nano, 100.000 kali lebih kecil ujung pensil, sementara mengukir Eropa pada peta 3D

Alat nanopatterning IBM baru yang membuat peta tersebut

20 January 2012 at 11:39 - Comments

Lukisan Cat Minyak Dengan Ilusi Optik yang Rumit

Lukisan-Lukisan cat minyak ini adalah hasil karya dari Oleg Shuplyak. Namun yang membuat karya seniman ini lebih luar biasa lagi, ia secara jeli menyembunyikan wajah tokoh-tokoh terkenal dalam sejarah kedalam lukisannya sehingga nyaris tak kasat mata.

Dibalik obyek, karakter, pewarnaan dan bayangan, yang ditempatkan secara hati-hati, pelukis Ukraina ini secara cerdik membuat sebuah ilusi optik dengan menyembunyikan gambar kedua.

Dengan tokoh-tokoh terkenal yang disamarkan dalam lanskap, karya seniman cerdik ini kadang-kadang membutuhkan konsentrasi dan waktu bermenit-menit sebelum gambar tersembunyi tergambar jelas.

Wajah-wajah terkenal yang berada dalam lukisan pria berusia 44 tahun ini termasuk John Lennon, Pablo Picasso, Sigmund Freud, Charles Darwin, Paul Gauguin, Zeus dan Paman Sam.

Oleg Shuplyak lahir pada tanggal 23 September 1967, di wilayah Ternopol di Ukraina, dan belajar arsitektur di Institut Politeknik Lviv.

Paman Sam: Oleg Shuplyak menempatkan wajah dan tokoh-tokoh yang aneh dalam lukisannya, dan seringkali tidak dikenali pada saat pertama kali memandangnya.

Lukisan Shuplyak dapat membuat mata anda takjub saat menyadari bagaimana pandainya ia menyamarkan tokoh dalam lukisannya

Shuplyak (44), sebenarnya seorang arsitek dan suka menggunakan perspektif dalam karyanya

Shuplyak menempatkan tokoh tersembunyi dan wajah-wajah dalam lanskap surealis

Legenda The Beatles, John Lennon tersembunyi dibalik lukisan seniman asal Ukraina tersebut

Lukisan ini menunjukkan dua potret Vincent Van Gogh, dan salah satunya digunakan untuk membuat hidung pada gambar utama

Charles Darwin dibentuk menggunakan gerbang batu bata, pemandangan desa, seorang wanita yang sedang membaca dan sosok misterius berjubah

Salvador Dali, seorang surealis penggemar ilusi optik, juga menjadi salah satu karya Shuplyak

Lukisan ini berjudul Voyeur, menunjukkan Sigmund Freud, pendiri psikoanalisis, mengintip dari balik danau

Tsar Rusia, Ivan the Terrible tersembunyi dalam adegan kekerasan ini

Alexander Vasilyevich Suvorov, Generalissimo keempat dan terakhir dari Kekaisaran Rusia yang meninggal tahun 1800

Dua burung, serta dua teknik yang sangat berbeda dalam menciptakan mereka

Sang Seniman : Shuplyak juga mengabadikan wajahnya dalam salah satu lukisannya

20 January 2012 at 11:17 - Comments

Air Tahu Jawabnya

Anda tidak tahu banyak tentang air, tetapi air tahu apa yang Anda pikirkan. Baru-baru ini, sebuah video menjadi populer dan telah beredar di berbagai situs dunia maya. Video ini berjudul “Scientific experiments change the concepts of a lifetime,” atau percobaan ilmiah mengubah konsep seumur hidup.

Banyak eksperimen ilmiah dari ilmu pengetahuan Barat menunjukkan bahwa niat kita dapat mengubah berbagai hal. Video ini telah menarik banyak perhatian di daratan China karena dianggap sebagai karya yang dapat mengubah cara pandang orang-orang China.

Dasar Teori Energi Kuantum

Video ini berdurasi 73 menit, namun penonton banyak yang berkomentar. Video ini sangat menarik, bahkan orang bisa menontonnya tanpa jeda. Banyak penonton yang merasa tergerak. Agar orang-orang memahami isi video ini, percobaan air dari ilmuwan Jepang Masaru Emoto, “Air Tahu Jawabnya”, ditampilkan di bagian awal.

Menurut teori medan energi kuantum modern, alam semesta terdiri dari banyak bidang energi kuantum dan berbagai hal terus-menerus memancarkan informasi energi. Pikiran manusia dapat menghasilkan energi yang kuat dan jika dimanfaatkan dengan baik. Energi ini tidak hanya dapat meningkatkan kehidupan individu, tetapi juga mengubah dunia.

Tentu saja, ini bukan hanyalah eksplorasi teoritis yang bertujuan sebagai hiburan esoteris untuk tontonan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, video ini menyoroti eksperimen kristal air oleh Masaru Emoto. Menariknya, banyak kristal salju jatuh di dunia ini dan belum ada yang sama persis satu sama lain. Setiap kepingan salju, sama halnya seperti setiap manusia, adalah unik pada tingkat mikroskopis.

Dari Kristalisasi Air hingga Segala Hal

Tim Masaru Emoto mencatat jutaan pola kristal air dari ide yang berbeda. Percobaan ini menyimpulkan bahwa ketika orang menyampaikan pesan baik dan jahat yang berbeda melalui tulisan, gambar, suara, musik dan media lainnya, air menyerap informasi dengan jelas dan proses pengkristalannya akan menunjukkan pola yang berbeda.

Beberapa diantaranya menunjukkan pesan baik, berterima kasih dan tulus, sementara yang lain menunjukkan kebencian, rasa sakit dan cemas, dll. Pikiran yang berbeda dapat menghasilkan pola yang berbeda. Itu sebabnya buku ini berjudul Air Tahu Jawabnya dan ini berarti bahwa air tahu apa yang orang pikirkan.

Percobaan ini menunjukkan bahwa tidak hanya air yang memiliki persepsi, tapi pohon, beras dan zat lainnya juga memiliki persepsi. Para ilmuwan dalam fisika kuantum lebih jauh menunjukkan bahwa segala sesuatu memiliki perasaan yang mirip, karena energi dari alam semesta ini saling terhubung sehingga informasi dalam dunia ini berkesesuaian satu sama lain. Seperti kata pepatah Tiongkok: “Apapun yang ada dalam benak Anda, Langit dan Bumi semua tahu tentang hal itu.”

Selama berabad-abad, manusia telah berdebat mengenai apa yang hakiki, pikiran ataukah materi. Video ini memberikan jawaban melalui ilmu pengetahuan modern. Pikiran dan materi saling terkait dan mereka adalah satu. Di bawah bidang energi yang terintegrasi, pikiran dan materi saling mempengaruhi, juga saling melengkapi. Film ini telah menunjukkan sesuatu yang mungkin tidak ingin dipercayai oleh orang-orang China, tapi mereka tidak punya pilihan lain.

Ada orang-orang, dalam jumlah yang sangat sedikit, memiliki sikap negatif terhadap film ini. Alasan mereka cukup naif. Mereka mengatakan bahwa Masaru Emoto memiliki latar belakang pendidikan di bidang hubungan internasional dan pengobatan alternatif India, dan ia tidak dapat dianggap sebagai ilmuwan. Pada kenyataannya, itu bukanlah hal penting dan isu utamanya adalah ia telah mengungkap sebuah fenomena dan bagaimana manusia dapat memverifikasi dan menjelaskan fenomena tersebut.

Niat Pikiran yang Tulus adalah Kuncinya

Video ini juga menampilkan sekelompok orang yang menggunakan niat pikiran untuk menangani polusi air. Ratusan orang memberi niat baik kepada sebuah danau yang tercemar. Beberapa hari kemudian, ganggang membusuk menghilang dari danau dan danau menjadi bersih, yang berlangsung selama enam bulan.

Dilaporkan bahwa beberapa anak sekolah dasar melakukan eksperimen beras. Ketika nasi menerima pujian, nasi itu tetap putih dan bersih bahkan setelah satu bulan, tapi nasi yang dikecam berubah hitam dan berbau setelah beberapa saat.

Mengapa beberapa orang tidak mendapatkan hasil yang sama? Hal ini tergantung pada kemurnian konsep pelaku eksperimen dan intensitas kekuatannya. Semakin murni pikiran dari pelaku eksperimen, maka semakin baik hasilnya, sebaliknya, pikiran orang dewasa yang penuh dengan banyak konsep akan lebih sulit untuk mencapai hasil yang jelas pada percobaan kristal air.

Dalam video tersebut, dibicarakan tentang mengapa ada begitu banyak bencana alam. Ada 7 miliar orang di dunia ini. Jika pikiran 1 miliar orang menjadi lebih buruk, bukan hanya perilaku mereka merusak dunia, tetapi pikiran mereka juga akan berbahaya bagi dunia ini. Karena pikiran kita dapat mengubah lingkungan kita.

Oleh karena itu, ketika kita memiliki pikiran yang baik, berbicara baik, melakukan perbuatan baik dan berperilaku mengikuti kriteria orang yang baik, seperti misalnya menyatukan jutaan pikiran lurus, kita dapat mengubah dunia. (wid/ye/rhb)

20 January 2012 at 10:36 - Comments